Etika Digital Qur’ani dalam Menghadapi Ujaran Kebencian Berbasis Agama di Media Sosial: Analisis Tafsir Tematik dan Studi Konten

Authors

  • Hafizatul Ain Institut Ilmu Al-Qur'an Jakarta
  • Abdullah Syafe’i Institut Ilmu Al-Qur'an Jakarta

DOI:

https://doi.org/10.20414/elmuntashir.v2i1.502

Keywords:

Qur'an, Digital Ethics, Hate Speech, Social Media, Islamic Communication.

Abstract

Maraknya fenomena ujaran kebencian (hate speech) berbasis agama di berbagai platform media sosial digital telah menjadi ancaman serius yang memicu intoleransi, polarisasi sosial, dan disintegrasi bangsa. Persoalan ini diperparah oleh penyalahgunaan dalil-dalil keagamaan secara tekstual untuk melegitimasi caci maki terhadap kelompok yang berbeda keyakinan, serta rendahnya kontrol diri dalam berkomunikasi daring. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis karakteristik dinamika ujaran kebencian berbasis agama di media sosial serta merumuskan kerangka etika digital yang komprehensif berdasarkan penafsiran ayat-ayat Al-Qur'an. Metode: Penelitian kualitatif ini menerapkan metode analisis isi (content analysis) terhadap unggahan media sosial dan metode tafsir tematik (maudhu'i) terhadap ayat-ayat Al-Qur'an yang fokus pada etika komunikasi, yaitu QS. Al-An’am: 108, QS. Al-Hujurat: 11, QS. Al-Humazah: 1, QS. An-Nur: 11, dan QS. Al-Isra’: 53. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa ujaran kebencian berbasis agama di media sosial bersumber dari ketidaktahuan atas ajaran Islam yang inklusif, bias identitas kelompok, dan ketiadaan adab digital. Al-Qur'an secara eksplisit melarang segala bentuk penghinaan, polarisasi, dan caci maki terhadap keyakinan lain, serta memerintahkan prinsip tabayyun (verifikasi), komunikasi persuasif (qaulan layyinan), dan penolakan keburukan dengan cara yang lebih baik. Kontribusi: Penelitian ini memberikan kontribusi teoritis berupa rekonstruksi epistemologi etika komunikasi Islam (akhlak qur'ani) di ruang siber dan kontribusi praktis sebagai panduan edukasi literasi digital berbasis nilai sakral bagi masyarakat dan perumus kebijakan.

Downloads

Published

2026-07-17

Issue

Section

Articles