Analisis Perbedaan Potensi Akal Laki-Laki dan Perempuan Perspektif Islam

Authors

  • Aria Panji Saputra Universitas Islam Negeri Mataram
  • Syamsu Syauqani Universitas Islam Negeri Mataram

Keywords:

Perbedaan, Akal, Laki-laki, Perempuan, Islam

Abstract

Al-Qur’an memandang roh atau jiwa manusia sebagai unsur inmateri karena berasal dialam gaib. Disebutkan dalam surat al-Syams ayat 7-10, akal, hati, dan nafsu adalah komponen kejiwaan manusia. Ketiganya sama-sama memiliki kemampuan untuk menjadi baik (taqwa) atau buruk (fujur). Rasulullah SAW tidak segan berwasiat kepada perempuan untuk harus banyak bersedekah dan beristighfar, karena mereka diciptakan dengan struktur fisiologis otak perempuan pada area verbal yang berbeda dengan laki-laki. Sehingga perlu halnya untuk membahas lebih mendalam mengenai perbedaan potensi dari akal laki-laki dan perempuan perspektif Islam. Adapun jenis metode penelitian yang penulis gunakan dalam penulisan penelitian ini ialah metode kualitatif yang bersifat penelitian pustaka (library research). Adapun hasil dari penelitian ini ialah bahwa Rasulullah berwasiat kepada perempuan agar banyak bersedekah dan beristighfar, karena secara fitrah, perempuan diciptakan dengan struktur fisiologis otak pada area verbal yang berbeda dengan laki-laki. Dengan beberapa fungsi akal yang membedakannya dengan otak laki-laki dan bagaimana perbedaan perubahan hormon estrogen, progresteron, testosteron dan penyesuaiannya dengan siklus haid yang memengaruhi sebagian fungsi akal dan mengurangi peran mereka dalam aktivitas spiritual keagamaan.

Downloads

Published

2025-12-31